kampungmelayubarat-desa.id,- Untuk menggaet investor dan wisatawan domestik maupun mancanegara. Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang merumuskan City Branding
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Taufik Emil mengatasi, City Branding akan dijadikan merek atau ciri khas agar daerah Kabupaten Tangerang lebih mudah dikenal. Karena City Branding daerah diperlukan untuk menarik investor dan wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika investor dan wisatawan sudah masuk, maka semua potensi dan usaha hasil daerah akan bisa berkembang dengan baik.
"Untuk nama Brandingnya sedang kita susun, saat ini kita sedang diskusi awal untuk assessment, dan untuk mengenal apa saja sih yang nanti bisa menjiwai City Branding ini," katanya, Selasa, (12/04)
Menurutnya, dalam mencari dan menentukan branding tersebut, pihaknya turut melibatkan berbagai komunitas dan seniman di Kabupaten Tangerang dengan melakukan diskusi berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut perlu dilakukan guna mengkaji, menyusun, dan mengumpulkan data-data dari awal berdirinya Tangerang hingga Tangerang di masa depan.
"Hari ini kita juga berdiskusi mengumpulkan beberapa komunitas yang bisa menjadi bahan atau menjiwai branding itu sendiri. City Branding diambil dari kearifan lokal Kabupaten Tangerang, serta diambil dari sisi awal dan kedepannya seperti apa itu semua menjadi pertimbangan," terangnya.
Pihaknya menargetkan, rumusan City Branding baik nama, logo, dan taglinenya akan rampung pada Juli 2022, lalu kemudian dikenalkan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Kalau logo dan taglinenya sudah ada, targetnya Juli selesai, setelah itu Brand Kabupaten Tangerang ini akan diperkenalkan kepada masyarakat," tukasnya.
Sementara, Direktur Komunike Tangerang Utara Budi Usman
menyebutkan bahwa Kabupaten Tangerang membutuhkan branding yang unik disesuaikan dengan demografi dan kebutuhan masyarakat, wisata belanja di kombinasiakan dengan budaya, dan alam menjadi poros pariwisata andalan yang harus dimiliki Kabupaten Tangerang
Kendati tempat wisata di Kabupaten Tangerang belum sepopuler tempat wisata lain di Jawa Barat seperti Bogor dan Bandung, Budus meyakini kota ini memiliki ‘magnet’ kuat untuk menarik wisatawan.
Citra kota atau biasa disebut city branding merupakan salah satu strategi pengembangan kota sebagai sebuah proses pembentukan merek kota, agar dikenal secara luas, baik lokal maupun regional terkait upaya dalam membangun identitas kota" Ujar Budi Usman Direktur Eksekutif Komunike Tangerang Utara.
Kepariwisataan pantai Kabupaten Tangerang adalah salah satu potensi masa depan yang harus digali secara maksimal dengan rentang panjang pantai 51 KM karena kepariwisataan akan semakin maju seiring semakin majunya perekonomian di daerah.
Hal tersebut didasari oleh keunggulan yang dimiliki Kabupaten Tangerang dari segi jumlah destinasi dan bangunan bersejarah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Banten" pungkas Budi Usman.*